Rabu, 31 Oktober 2012

Business Letter

Definition Of Business Letter
A business letter is a handwritten, typed or electronic communiqué that addresses a business topic and adheres to a specific formal writing style. The letter can be between consumers and companies; professionals within the same organization; or parties from different businesses. Per The Eduers, common types include acknowledgment, adjustment, complaint, inquiry, order and response letters.


Types Of Business Letter
  1. 1.      Letter of Complaint
A letter of complaint will almost certainly result in an official response if you approach it from a businesslike perspective. Make the complaint brief, to the point and polite. Politeness pays off regardless of the extent of anger you are actually feeling while composing this type of business letter.
  1. 2.      Resume Cover Letter
A cover letter that accompanies a resume should revel in its brevity. You should take as little time and as few words as possible to accomplish one task: persuading the reader to anticipate reading your resume. Mention the title of the job for which you are applying, as well or one or two of your strongest selling points.
  1. 3.      Letter of Recommendation
A recommendation letter allows you to use a few well-chosen words to the effect of letting someone else know how highly you value a third party. Resist the temptation to go overboard; approach your recommendation in a straightforward manner that still allows you to get the point across.
  1. 4.      Letter of Resignation
An official letter of resignation is a business letter that should be fair and tactful. Be wary of burning any bridges that you may need to cross again in the future. Offer a valid reason for your resignation and avoid self-praise.
  1. 5.      Job Applicant Not Hired
In some cases you may be required to write a business letter that informs a job applicant that he was not chosen for an open position. Offer an opening note of thanks for his time, compliment him on his experience or education and explain that he was just not what the company is looking for at the present time.
  1. 6.      Declining Dinner Invitation
Declining a dinner invitation is a topic for a business letter that, if not done tactfully, may result in a social disadvantage. Extend your appreciation for the invitation and mention that you already have an engagement for that date. Do not go into detail about what the engagement is.
  1. 7.      Reception of Gift
It is very polite to return a formal business response letting someone know that you have received her gift. Extend a personalized thanks to let her know that you are exactly aware of the contents of the gift. If possible, it is a good idea to include a sentiment suggesting that you have put the gift to use.
  1. 8.      Notification of Error
When sending a business letter that lets the receiving party know that an error has been corrected, it is good business sense to include a copy of the error in question if there is paperwork evidence of it. Make the offer of additional copies of material involved in the error if necessary.
  1. 9.      Thanks for Job Recommendation
A letter of thanks for a party that helped you get a job should be professional and courteous. Above all else, avoid the temptation to go overboard in offering your thanks. Be aware that your skills also helped you land the job and it was likely not handed to you as a result of the third party.
  1. 10.  Information Request
A business letter that requests information should make the request specific and perfectly understandable. It is also a good idea to state the reason for the information request. Extend advance appreciation for the expected cooperation of the recipient.


Parts Of Business Letter

1.      Letter head/ Heading
2.      Inside address
3.      Date
4.      Greetings/ Salutation
5.      The Body
6.      Complimentary close
7.      Signature


Styles Of Business Letter
  • Block Style
  • Modified Block
  • Semi-Block Style

Minggu, 21 Oktober 2012

Keamanan Komputer

Pengertian Keamanan Komputer

Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa :
Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa:
Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.

Dalam keamanan sistem komputer yang perlu kita lakukan adalah untuk mempersulit orang lain untuk mengganggu sistem yang kita pakai, baik itu kita menggunakan komputer yang sifatnya stand alone, jaringan local maupun jaringan global. Kita harus memastikan system bisa berjalan dengan baik dan kondusif, selain itu program aplikasinya masih bisa dipakai tanpa ada masalah.

Aspek-aspek Keamanan Komputer 
Inti dari keamanan komputer adalah melindungi komputer dan jaringannya dengan tujuan mengamankan informasi yang berada di dalamnya. Keamanan komputer sendiri meliputi beberapa aspek , antara lain :

  1. Privacy, adalah sesuatu yang bersifat rahasia (private). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator. Pencegahan yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi enksripsi, jadi hanya pemilik informasi yang dapat mengetahui informasi yang sesungguhnya.
  1. Confidentiality, merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya. Confidentiality akan terlihat apabila diminta untuk membuktikan kejahatan seseorang, apakah pemegang informasi akan memberikan infomasinya kepada orang yang memintanya atau menjaga klientnya.
  1. Integrity, penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Terkadang data yang telah terenskripsipun tidak terjaga integritasnya karena ada kemungkinan chpertext dari enkripsi tersebut berubah. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.
  1. Autentication, ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya, apakah cocok atau tidak, jika cocok diterima dan tidak akan ditolak. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.
  1. Availability, aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhnya aspe availability. Serangan yang sering dilakukan pada aspek ini adalah denial of service (DoS), yaitu penggagalan service sewaktu adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down.
Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan untuk merencanakan keamanan komputer :
  1. Hitung kerugian apabila system infomasi kita tidak bekerja selama 1 jam, selama 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan. (Bayangkan server detik.com tidak dapat diakses selama beberapa hari. Setiap hari dia mendapat kerugian berapa juta.
  2. Hitung kerugian apabila ada kesalahan informasi (data) pada system informasi yang kita miliki. Contohnya WEB kita mengumumkan harga sebuah barang yang berbeda dengan harga yang ada di toko kita.
  3. Hitung kerugian apabila ada data yang hilang, misalnya berapa kerugian yang diderita apabila daftar customer dan invoice hilang dari system kita dan berapa biaya rekonstruksinya kembali.
  4. Apakah nama baik perusahaan anda merupakan sebuah hal yang harus dilindungi? Bayangkan bila sebuah bank terkenal dengan rentannya pengamanan data-datanya, bolak balik terjadi security incidents. Tentu mengakibatkan banyak nasabah pindah ke bank lain karena takut akan keamanan uangnya.
Beberapa hal yang menjadikan kejahatan komputer terus terjadi dan cenderung meningkat adalah sebagai berikut :
  1. Meningkatnya pengguna komputer dan internet
  2. Banyaknya software yang pada awalnya digunakan untuk melakukan audit sebuah system dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin ada disalahgunakan untuk melakukan scanning system orang lain.
  3. Banyaknya software-software untuk melakukan probe dan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis.
  4. Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet
  5. Desentralisasi server sehingga lebih banyak system yang harus ditangani, sementara SDM terbatas.
  6. Kurangnya huku yang mengatur kejahatan komputer.
  7. Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet.
  8. Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet.
  9. Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).
Ada beberapa hal yang bisa menjawab pertanyaan mengapa kita perlu mengamankan sistem komputer, antara lain :
  1. Menghindari resiko penyusupan, kita harus memastikan bahwa system tidak kemasukaan penyusup yang bisa membaca, menulis dan menjalankan program-program yang bisa mengganggu atau menghancurkan system kita.
  2. Mengurangi resiko ancaman, hal ini biasa berlaku di institusi dan perusahaan swasta. Ada beberapa macam penyusup yang bisa menyerang system yang kita miliki.
  3. Melindungi system dari kerentanan, keretanan akan menjadikan system kita berpotensi untuk memberikan akses yang tidak diizinkan bagi orang lain yang tidak berhak.
  4. Melindungi system dari gangguan alam seperti petir dan lain-lainnya.
Melihat dari point-point di atas, sebenarnya kenapa kita perlu menjaga keamanan komputer adalah untuk menjaga informasi, karena informasi sudah menjadi komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada disebuah “Information based society”. Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi, baik yang berupa organisasi komersial (perusahaan), perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual.


Sumber : Sukastrio, S.Kom
Materi Kuliah Keamanan & Jaringan Komputer; Senin, 23 Februari 2009

Minggu, 17 Juni 2012

Bahagia itu apa?

Kalau menurut artikata.com bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yg menyusahkan). Menurut fiksi.kompasiana.com bahagia adalah menyadari bahwa ada begitu banyak hal kecil  lain, yang membuat senang dan bersyukur pada-Nya. Menurut Mahatma Gandhi Kebahagiaan adalah ketika apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, dan apa yang Anda lakukan berada dalam harmoni.
Bahagia? Ya semua orang pasti tau apa itu bahagia. Setiap orang pasti punya pengertian tersendiri tentang bahagia. Kalau saya bahagia itu kita senang dan kita bahagia, sebenarnya susah kalau di jelaskan dengan kata kata dan kalau kita bahagia kelihatan dari raut mukanya kalau dia lagi bahagia dan bawaanya ingin senyum selalu. Saya bahagia kalau melihat kedua orang tua bahagia. Saya bahagia kalau saya melihat keliling saya bahagia. Dari hal sepele pun bisa membuat kita bahagia. Malah sekarang lagi musim #bahagiaitusederhana di twitter. Saya ingin hidup saya bahagia dunia dan akhirat. Dan semoga hidup saya selalu bahagia dan sekeliling saya yang saya cintai sayangi.

Masalah

Masalah? Saya tidak suka sama yang namanya masalah apalagi kalau masalahnya di perpanjang dan menjadi ribet. Bagi saya kalau masalahnya udah selesai ya sudah dan jangan di bahas lagi. Tapi kali ini yang saya hadapi adalah masalah di perpanjang. Padahal saya sudah menjelaskan perkaranya tapi dia tidak puas dan terus saja di bahas. Karena dia suka sama yang mananya masalah dan suka di memperpanjang masalah. Itu bukan saya banget. Saya sebenernya sudah malas untuk membahasnya tetapi dia terus terus saja membahas, padahal sebenarnya masalah sepele dan mudah untuk di selesaikan.Ya saya harus meladenkan dia yang mau membahas masalah itu sampai selesai sebenarnya sih buang - buang waktu saja.
Yah untuk saja sekarang masalahnya suka selesai. Dan saya tidak mau lagi ada masalah sama dia karena ribet sekali untuk menyelesaikan. Karena saya tidak suka sama yang nama nya ribet, saya lebih suka sama yang simple simple aja. Entahlah tanggapan orang lain tentang saya yang penting saya bahagia menjalini hidup ini. Karena yang menjalini hidup kita ya kita sendiri bukan orang lain. Jadi tahu yang terbaik buat kita ya kita sendiri.

Menjadi sebuah Kalimat

Ehmm sebenernya saya bingung mau nulis apa? Karena saya itu tidak pandai merangkai kata- kata untuk menjadi satu kalimat. Sebenarnya saya suka sekali membaca tulisan orang - orang apalagi kalau tentang kehidupan dan percintaan. Rasanya saya juga mau menulis kata- kata itu tapi terasa aneh aja kata - kata saya yang menjadi sebuah kalimat. Apa kalau mau membuat kalimat yang sesuatu itu harus dari pengalaman pribadi? 
Apa kabar dengan PI saya yang pada Bab 3 harus merangkai kata - kata untuk menjadi sebuah kalimat dari melihat gambar. Pada Bab ini saya harus menceritakan alat yang saya buat. Sebenarnya saya mengerti tentang alat yang saya buat tapi saya tidak bisa merangkai kata - kata nya untuk menjadi sebuah kalimat. Tapi ini harus dilakukan karena ini tugas yang harus di selesaikan dengan tepat waktu. 
Kayanya saya harus sering - sering belajar untuk membuat kalimat yang baik dan harus sering berlatih. Siapa tahu saya nanti menjadi seorang penulis, takdir kan tiada yang tahu. Sekian dulu dari saya, see you.